Frontpage Slideshow (version 2.0.0) - Copyright © 2006-2008 by JoomlaWorks

Market Movement

Bursa di Wall Street berakhir mixed pada perdagangan kemarin. Dow naik 0.2% ke level 10,246 (kembali mencapai titik tertingginya di tahun 2009) dan S&P 500 turun tipis -0.01% ke level 1,093. Harga perumahan di Amerika Serikat (AS) secara median mengalami penurunan 11%QoQ pada kuartal ketiga 2009, namun penurunan ini lebih gradual dari kuartal-kuartal sebelumnya. Pembelian rumah di AS juga sudah menunjukkan peningkatan yang cukup berarti.

Dari energy market, harga minyak dunia turun US$0.38/barel dan ditutup pada level US$79.05/barel pada perdagangan di New York. Sementara itu dari dalam negeri, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah dengan BUMI, ASII dan BMRI secara berturut-turut menjadi lagging mover. Saham BUMI melemah signifikan dan menyentuh titik terendahnya dalam 3 bulan terakhir di levelĀ  2,150/shm akibat sentimen negatif penerbitan obligasi US$300 juta dengan kupon 12%. Beberapa broker asing melakukan net sell saham BUMI dengan jumlah yang besar. Sebagian para pelaku pasar menilai bahwa kupon tersebut mahal jika dibandingkan dengan kupon yang diberikan oleh emiten batubara lainnya. Sebagai perbandingan PT Indika Energy (INDY) memberikan kupon 9.75% pada para pemegang obligasinya. Minat terhadap obligasi BUMI juga tidak sebaik yang diperkirakan sebelumnya, dimana target emisi obligasi dipangkas dari US$500 juta menjadi US$300 juta. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data GDP Indonesia kuartal ketiga kemarin, dimana pertumbuhan GDP Indonesia pada kuartal ketiga 2009 meningkat 4.21%YoY (lebih baik dari perkiraan 4.17%YoY). Pemerintah merasa yakin bahwa pertumbuhan GDP kuartal keempat akan berada di kisaran 4.7-5.3%, sehingga pertumbuhan GDP pada tahun 2009 akan berada di kisaran4.3-4.5%. Pada hari ini IHSG akan bergerak relatif flat namun berpeluang untuk melemah menyusul penurunan harga minyak dan kembalinya sentimen negatif dari saham BUMI.

Highlights :

  • Fitch Rate menurunkan peringkat CPRO ke CCC
  • ISAT naikkan emisi obligasi menjadi Rp 1,5 triliun
  • Result 3Q09 ITMG
  • BUMI menerbitkan obligasi senilai USD 300 juta
  • JRPT berencana untuk melakukan buyback saham sebanyak 10%
  • MAPI akan mengeluarkan obligasi sebesar Rp 300 miliar
 
AddThis Social Bookmark Button